Pemerintah akan memberlakukan larangan ekspor bensin dari Rusia untuk produsen-produsen mulai 1 April 2026. Hal ini disampaikan oleh dua sumber "Vedomosti" yang akrab dengan hasil pertemuan yang berlangsung pada 27 Maret di kantor Wakil Perdana Menteri Alexander Novak, dan kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara pemerintah. Salah satu sumber kepada "Vedomosti" menjelaskan bahwa larangan tersebut akan berlaku hingga 31 Juli 2026.
Dalam pernyataan kabinet, disebutkan bahwa Novak setelah pertemuan tersebut memerintahkan Kementerian Energi untuk menyiapkan rancangan peraturan tentang larangan ekspor bensin mulai 1 April 2026 untuk menstabilkan harga dan memastikan pasokan yang prioritas untuk pasar domestik. Selain itu, perusahaan-perusahaan minyak dalam pertemuan tersebut menegaskan adanya cukup banyak pasokan bensin dan solar, serta tingginya kapasitas operasional kilang minyak untuk memenuhi permintaan di dalam negeri, sebagaimana dikatakan dalam pernyataan tersebut.
Baca lebih lanjut di saluran telegram kami.